Organogenesis merupakan proses pembentukan organ ( morfologi), mulai dari bentuk primitif (belum mencirikan spesies tersebut) hingga menjadi bentuk definitif (Sudah mencirikan spesies tersebut).
ORGANOGENESIS = BENTUK PRIMITIF ----> BENTUK DEFINITIF.B. Tahap Organogenesis
Terdapat 2 periode :
1. Periode Antara
Terjadi proses transformasi dan proses differensiasi dari bentuk primitif menjadi bentuk definitif.
2.Periode Akhir
Terjadi proses penyempurnaan spesies tersebut. Sehingga menjadi ciri suatu individu, meliputi jenis kelamin, karakter fisik, psikis serta roman wajah.
Hasil akhir organogenesis : 1. Periode antara -----> kulit, Reproduksi
2. Periode akhir ------> Roman wajah, psikis, bentuk definitif
TURUNAN EKTODERM
1. Bakal
bumbung Neural
- Sistem Saraf pusat
2. Bakal
Pial Neural
- Sistem saraf Perifer ( Menghubungkan semua
bagian tubuh dengan SSP).
- Ganglion
- Medula adrenal
- Sel pigmen : Laring dan kepala.
3. Bakal
Epidermis
- Lensa mata
- Telinga dalam
- Puting pengecap
- Permukaan mulut dan anus
- Hiposa anterior (kelenjar pituitari)
- Kulit
- Rambut dan kuku
- Tanduk
Sistem Saraf Pusat
Pembentukan saraf pusat diawali
dengan pembentukan bumbung neural/neurulasi.
a. Sel-sel
ektoderm memanjang, lebih tebal dan mendatar bila dibandingkan daerah
sekitarnya, disebut KEPING NEURAL.
b. Bagian
tepi keping neural menebal dan tumbuh keatas membentuk lipatan neural dengan
parit neural di bagian tengahnya.
c. Kedua
bagian tersebut melebur menjadi bumbung neural yang diliputi ektoderm
diatasnya.
d. Differensiasi
bumbung neural menjadi daerah sistem saraf pusat melalui 3 cara, yaitu:
1.
Anatomi : terbentuk sel-sel ventrikel otak dan
sumsum tulang belakang.
2.
Jaringan : membentuk jaringan yang fungsional
khusus otak dan sumsum tulang belakang.
3.
Seluler : membentuk Neuron dan sel-sel
penunjang.
e. Bumbung
neuron menggelembung membentuk 3 lapisan otak, yaitu : otak depan
(prosencephalon), otak tengah (mesencephalon), dan otak belakang
(rhombencephalon).
f.
Otak depan terbagi lagi menjadi telencephalon
dan diencephalon. Telencephalon menjadi cerebrum, diencephalon menjadi talamus,
hipotalamus, epifisa dan hipofisa posterior.
g. Otak tengah tidak berubah dan hanya berisi
aquaductus cerebral.
h. Otak belakang menjadi metencephalon. Metencephalon
akan menjadi cerebellum dan pons varoli, sedangkan melencephalon akan menjadi
medula oblongata.
TURUNAN MESODERM
1. Kordam
mesoderm --> Notokord (Sumbu tubuh).
2. Mesodem
Dorsal --> Jaringan ikat tulang, otot, lapisan epidermis kulit.
3. Mesoderm
Intermedier --> Sistem
urogenital (Sst.Reproduksi & Sst. Eksresi)
4. Mesoderm
Lateral --> Sirkulasi, anggota tubuh.
5. Mesoderm Kepala/atas --> Otot pada muka.
DIFFERENSIASI MESODERM DORSAL
1. Segmentasi/bagian
menjadi banyak somit (dibagi 3 berdasarkan letak ventral).
2. Jumlah
somit mencirikan spesies tertentu.
3. Sel-sel
bagian ventral berdifferensiasi/ pembelahan sel menjadi sel bakal
tulang/skelerotom.
4. Berdifferensiasi
lagi membentuk kondosit (tulang rawan) contoh tulang rawan: hidung, telinga.
5. 1
Rangka punggung.
Mesoderm à Sel Neural à Somit
a.
Ventral : Differensiasi --> SKELEROTOM --> Tulang rawan --> Tulang keras (Rangka
punggung).
b.
Dorsal : Differensiasi --> DERMATOM --> Lapisan epidermis
kulit
c.
Dalam/tengah : Differensiasi --> MIOTOM --> otot lurik.
DIFFERENSIASI MESODERM INTERMEDIER
Mesoderm Intermedier terbentuk Sistem eksresi dan saluran genital.
Sistem eksresi dibentuk terlebih
dahulu setelah berfungsi kemudian sistem genital. Karena jenis kelamin
(genital) diatur oleh hormon tertentu yang disekresikan oleh gonad.
Sistem Eksresi :
1. Ginjal
Terdapat 3 tahapan
berdasarkan pembentukan organnya:
a.
PRONEFROS
Berasal dari NEFROTOM (sel pembentuk
ginjal). Yang awalnya dibentuk di RONGGA NEFROCOEL lalu dibentuk di saluran TUBULUS
PRONEFROS kemudian tubulus-tubulus bersatu membentuk DUCTUS PRONEFROS yang nantinya
bersatu/bermuara di KLOAKA yang bersatu dengan urin.
NEFROTOM --> RONGGA NEFROCOEL --> TUBULUS PRONEFROS --> DUCTUS PRONEFROS --> KLOAKA.
b.
MESONEFROS
Berasal dari bagian POSTERIOR (belakang)
hanya membentuk TUBULUS MESONEFROS. DUCTUS MESONEFROSnya sudah dibentuk,
berasal dari DUCTUS PRONEFROS. Nefrotom berdifferensiasi terjadi
pembentukan GLOMERULUS dibentuk dari
AORTA DORSAL. Dari GLOMERULUS (benang-benang yang jumlahnya ratusan) membentuk
KAPSULA BOWMAN yang bermuara di KLOAKA.
NEFROTOM --> TUBULUS MESONEFROS --> DUCTUS MESONEFROS --> GLOMERULUS (darah disaring/filtrasi) --> KAPSULA BOWMAN
(Filtrasi kedua/Reabsorbsi) --> KLOAKA.
c.
METANEFROS
Berasal dari NEFROTOM à
GLOMERULUS à
KAPSULA BOWMAN à
terbentuk TUNAS URETRER (dari ginjal ke kandung kemih) dan TUNAS URETRA (Kandung
kemih ke lubang pengeluaran).
NEFROTOM -->
GLOMERULUS --> KAPSULA BOWMAN --> TUNAS URETER --> TUNAS URETRA --> KLOAKA.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar